Beri aku satu alasan,
untuk apa aku menyatakan semua ini,
terlalu sakit untuk ku pendam.
Aku terlalu banyak berpikir,
memilah-milah saran mana yang sebaiknya ku buang, atau ku simpan.
Melepaskan atau mempertahankan?
membiarkan dia mencoba atau menyudahi semuanya?
bersedia menjadi pelarian atau mengakhiri semua penderitaan?
mencintainya atau membencinya ?
sahabat ku berkata, Lupakan, karena aku hanya akan terlihat semakin bodoh,
memohon cinta, menggapai2 sesuatu yg tak bs ku gapai,
berharap pada harapan kosong,
Lupakan, karena aku hanyalah pelarian,
aku hanyalah batu loncatan,
aku hanyalah persinggahan sesaat hatinya.
Seorang lagi berkata, majulah, karena setiap orang berhak untuk mencoba,
raihlah cinta mu, berkorbanlah, luluh kan hatinya,
berharap lah dan jadilah kuat,
Majulah, karena cinta patut untuk di perjuangkan,
mencintai tidak pernah salah.
Banyak suara2 dalam pikiran ku...dan banyak air mata di dalam hati ku.
Aku lupa, apakah aku bahagia atau tidak...
banyak yg berubah dlm diriku...
banyak yg berubah dalam hati ku.
Menjadi kuat tak mudah, menjadi tegar tak mudah,
butuh perjuangan untuk menahan air mata di balik semua senyuman,
aku tak tau harus bagaimana,
mencoba atau merelakan,
aku tak tau harus bagaimana,
menangis atau tertawa.
Tuhan sedang menguji kekuatan ku lagi,
Tuhan sedang mencobai ku lagi,
Belom cukup kah selama ini aku tersiksa ?
Ntah lah...
aku masih percaya,
aku masih bertahan,
aku masih berpegang erat dalam dahan yg sudah mulai rapuh,
bahwa suatu saat aku akan bahagia...Ya aku akan bahagia,
suatu saat.
sedih ya wid? hehehee...
ReplyDelete